Jumat , 13 Februari 2026
Home Teknologi Inovasi Teknologi, PLTU Tanjung Awar-Awar Siap Serap Seluruh Limbah Hasil Pertanian Jagung
Teknologi

Inovasi Teknologi, PLTU Tanjung Awar-Awar Siap Serap Seluruh Limbah Hasil Pertanian Jagung

PENARAYA – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Awar-Awar di Kabupaten Tuban, Jawa Timur siap menyerap seluruh limbah hasil pertanian jagung  di Tuban. Hal ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan komitmen untuk mendukung dalam mengurangi efek gas rumah kaca.

Sebab, selama ini, limbah jagung berupa janggel dan batang jagungnya terbuang percuma bahkan dibakar sehingga bisa meningkatkan  emisi gas.

Kabupaten Tuban yang merupakan sentra jagung tingkat nasional membuat produksi jagung  sangat melimpah, begitu juga limbah yang dihasilkan. Sehingga dengan kebijakan itu, tidak lagi menjadi limbah di mata petani.

Setiap tahun Tuban menghasilkan produksi jagung mencapai 767.134.47 ton sehingga limbah yang dihasilkan juga lebih banyak mencapai jutaan ton dalam pertahun.  Sehingga dengan hal tersebut PLTU Tanjung Awar-Awar Tuban melakukan langkah strategis dalam menjadikan limbah tersebut sebagai biomassa co-firing.

Melalu program pemberdayaan masyarakat dan bersama mitra kerja PLTU bakal melakukan penyerapan secara besar-besaran limbah jagung tersebut yang dikelola secara baik dalam melakukan produksi bahan baku.

“Nantinya limbah ini akan diserap melalui Koperasi Energi Cakrawala Nusantara yang bakal melakukan penampung bahan baku mentah, selanjutnya diolah menjadi biomassa janggel,’’ ujar Senior Manager PLTU Yunan Kurniawan.

Ke depan, lanjut Yunan, semua masyarakat dan para petani bisa menyetor semuanya ke sana dan nanti bakal ada nominal yang akan diterima petani dari janggel yang disetorkan ke koperasi sebagai timbal balik guna membantu ekonomi masyarakat.

‘’Kita juga sudah membantu dalam bentuk bantuan CSR perusahaan dalam peningkatan kapasitas mesin produksi penggilingan janggel menjadi biomassa co-firing,’’ tambah pak Yunan.

Bantuan alat mesin yang diberikan yaitu berupa mesin hammer mill dengan kapasitas produksi 2 ton/jam dengan ukuran partikel yang dihasilkan yaitu 4 ml. Bantuan ini langsung diberikan kepada masyarakat yang sudah tergabung di dalam anggota Koperasi Produsen Energi Cakrawala Nusantara.

Koperasi ECN merupakan suatu kelembagaan baru yang terbentuk dari perkumpulan para petani dan peternak dalam menjalankan dunia bisnis usaha bersama yang berlokasi kantor di Desa Wadung Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban.

Sebagai pengelola dan pengurus koperasi menerima baik atas bantuan yang sudah diberikan oleh PLTU dan selanjutnya pihak koperasi menyampaikan terimakasih atas amanah untuk melakukan penampungan janggel jagung dan menggolah menjadi biomassa.

“Kami selaku pengurus mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan dari PLTU Tuban, dengan alat ini Insyaallah kami yakin dan mampu memproduksi janggel menjadi biomassa sebanyak minimal 8 ton perhari. Dengan kapasitas produksi yang sangat besar, sehingga kita mampu menyerap limbah pertanian jagung berupa janggel dan jerami jagung per hari minimal 9 ton,’’ ungkap Bang Am, Ketua Koperasi Energi Cakrawala Nusantara.

Hal yang dilakukan PLTU Tuban merupakan hal dalam menjalankan kebijakan dan peraturan menteri ESDM No.12 tahun 2023 dalam mendorong pemanfaatan biomassa co-firing sebagai campuran bahan bakar di PLTU.

Dengan harapan hadirnya program pemberdayaan masyarakat ini mampu membantu kebijakan dan langkah strategis pemerintah Republik Indonesia.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Gaya HidupTeknologi

Begini Tips Memilih Motor Listrik

PENARAYA – Ada cukup banyak tips sebelum membeli motor listrik yang perlu...

Gaya HidupTeknologi

Penonton TV Digital Meningkat Pesat

PENARAYA – Merujuk pada data AC Nielsen pada Desember 2022 penonton TV...

Gaya HidupTeknologi

TV Digital, Begini Ciri-ciri, Kelebihan, Jenis, dan Cara Mengeceknya

PENARAYA – TV digital saat ini sudah mulai tersedia di Indonesia, meski...