Sabtu , 14 Februari 2026
Home Nasional Ketika HKTI dan Kementan Sepakat Soal Penguatan Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Rakyat
Nasional

Ketika HKTI dan Kementan Sepakat Soal Penguatan Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Rakyat

PENARAYA — Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menggelar dialog bersama Menteri Pertanian untuk membahas penguatan sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan rakyat.

Ini sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan nasional dan pembangunan ekonomi berbasis desa.

Dialog ini membahas peningkatan produksi, hilirisasi, serta penguatan struktur industri agar lebih seimbang dan berkelanjutan.

Usai dialog, Menteri Pertanian, Wakil Menteri Pertanian, dan Wakil Ketua Umum HKTI Bidang Peternakan menyampaikan keterangan kepada media.

Wakil Ketua Umum HKTI Bidang Peternakan, Cecep M. Wahyudin, menjelaskan bahwa salah satu isu yang dibahas adalah struktur pasar industri perunggasan yang saat ini masih didominasi oleh segelintir pelaku besar.

“Saat ini market share industri ayam didominasi oleh dua sampai tiga perusahaan besar dengan penguasaan lebih dari 70 persen. Program ini dirancang untuk membangun struktur yang lebih seimbang, dengan target penguasaan pasar sekitar 27 persen pada tahun ketiga dan keempat,” ujar Cecep.

Menurut Cecep, pencapaian target tersebut dilakukan melalui pembangunan infrastruktur terintegrasi yang direncanakan secara bertahap, mulai dari sisi hulu hingga hilir.

“Konsepnya ada pembangunan yang benar-benar dari nol dan terintegrasi, mulai dari grandparent stock, parent stock, pabrik pakan, obat-obatan dan vaksin, hingga cold storage dan rumah potong ayam,” jelasnya.

SementaraWakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong penguatan seluruh subsektor pertanian. Termasuk tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan, dengan memastikan negara hadir dalam peningkatan produksi dan penyediaan sarana pendukung.

Dalam konteks peternakan, Sudaryono menyampaikan pemerintah menyiapkan investasi Rp20 triliun untuk memperkuat peternakan rakyat, khususnya sektor perunggasan.

“Dana Rp20 triliun ini akan diinvestasikan untuk kebutuhan pakan, indukan atau bibit, obat-obatan, vaksin, dan sarana produksi lainnya yang akan disebar ke berbagai wilayah,” kata Sudaryono.

Ia menambahkan, program ini akan melibatkan koperasi desa, peternak lokal, serta organisasi dan asosiasi terkait guna meningkatkan produksi protein nasional.

Menteri Pertanian Amran Sulaeman menegaskan bahwa pemerintah mendorong hilirisasi dan integrasi di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing nasional.

Dalam sektor peternakan, Amran menjelaskan pembangunan integrative farming di industri ayam akan dilakukan melalui penugasan kepada BUMN dengan dukungan pendanaan investasi nasional.

“Infrastruktur integrative farming akan dibangun dari hulu sampai hilir melalui BUMN, mulai dari pembibitan, pabrik pakan, hingga rumah potong dan rantai pendingin,” ujar Amran.

Ia menambahkan, pembangunan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan dapat diselesaikan dalam kurun waktu sekitar tiga tahun, dengan proyeksi peningkatan pangsa pasar secara signifikan pada tahun ketiga dan keempat.

Melalui dialog ini, HKTI dan Kementerian Pertanian menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat pertanian, perkebunan, dan peternakan rakyat melalui peningkatan produksi, hilirisasi, dan penguatan struktur industri.

Ini dilakukan guna menjaga ketahanan pangan nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Nasional

MBG di Meja Makan Sekolah: Antara Harapan Gizi dan Rasa Cemas Orang Tua

PENARAYA – Pukul 09.30 pagi, di sebuah Puskesmas di Jawa Barat, belasan...

Nasional

MBG : Janji Gizi Generasi Emas, Anggaran Jumbo dan Ancaman Keracunan

PENARAYA – sejak awal, program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kegaduhan yang...

BisnisEkonomiNasional

Mundur Massal di Pucuk Pasar Modal Indonesia, Drama Apa Ini?

PENARAYA – Kecuali Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan...

InternasionalNasional

Diplomasi London dan Arah Baru Indonesia: Membaca Makna Kunjungan Presiden Prabowo

PENARAYA – Langit London musim dingin masih kelabu ketika iring-iringan kendaraan kenegaraan...