Penaraya – “Jatman ini organisasi besar dan sudah berdiri sejak lama, namun masih sering menggantungkan pihak ketiga saat menyelenggarakan kegiatan. Maka dari sini akan kita awali kemandirian organisasi, ” ujar Rois Idaroh Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Jawa Timur, KH. Fathul Huda.
Maka untuk menjalankan roda organisasi dengan baik, tanpa bergantung pada uluran tangan dari pihak ketiga, maka organisasi harus punya kemandirian. Punya sumber pendanaan sendiri, sehingga bisa berjalan tegak dan mandiri secara organisasi.
Berangkat dari pemikiran tersebut, untuk memperkuat kemandirian organisasi, Pengurus Wilayah (PW) Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Jawa Timur menggandeng PT Semen Indonesia (SI) untuk kerja sama di bidang ekonomi.
Penguatan kerja sama tersebut diwujudkan dalam penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pengurus Idaroh Wustho Jawa Timur dengan pihak PT SI, di sela sela perhelatan Musyawaroh Wilayah (MUSWIL) dan Pengukuhan Antar Waktu Idaroh Wustho JATMAN Jawa Timur Masa Khidmat 2023-2028.
Acara digelar di Aula Lantai 3 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Rabu (29/10/2025) lalu. Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rois Idaroh Wustho Jatman Jatim KH Fathul Huda dengan Hadi Setiadi Direktur SDM Semen Indonesia.
Ikut mendampingi Mudhir Wustho, KH Musthofa Qutby Badri serta disaksikan secara langsung oleh Sekretaris Idharoh Aliyah, Prof Dr Ali Abdillah, sekretaris PWNU, Mohammad Faqih.
Dalam sambutanya, Rois Idharoh Wustho JATMAN Jatim, KH. Fathul Huda, menjelaskan bahwa Jatman merupakan organisasi Thoriqoh. Namun demikian bukan berarti tidak menyentuh ekonomi, maka dari itu perlu dilakukan kerja sama di semua lini, termasuk dengan PT SI.
Menurut Kiai Fathul Huda, kerjasama antara Jatman dengan PT SI sebenarnya sudah berjalan beberapa waktu, namun belum dilakukan penanda tanganan MoU.
“Kami sebenarnya sudah melakukan kerjasa sama beberapa waktu sebelumnya, namun secara resmi baru saat ini dilakukan MoU,” terang Bupati Tuban ke 52 tersebut, di hadapan ratusan para kyai.
Bupati yang menjabat dua periode ini menuturkan, bahwa saat ini kerja sama yang bisa dilakukan baru pasokan bahan bakar sekam dan rental mobil. Harapanya ke depan bisa lebih luas termasuk UMKM demi peningkatan ekonomi rakyat khususnya di Jawa Timur dan Masyarakat Indonesia pada umumnya.
Selain itu, lanjut Kiai Huda, akan dikembangkan kegiatan ekonomi rakyat, termasuk UMKM. Tidak hanya di Jawa Timur tapi seluruh Indonesia.
“Sehingga nanti betul-betul JATMAN ini bisa memberi manfaat kepada semua orang dalam semua sisi,” tandas pengasuh Ma’ahad Bahrul Huda Tuban ini.
Ia berharap doa dari para kyai agar apa yang menjadi tujuan dan cita-cita mulia Jatman Jatim tersebut diijabah oleh Allah SWT.
“Tentu kita mengharapkan doa para Kyai dan Masyayih, agar tujuan Jatman di bidang ekonomi ini bisa terwujud dan bermanfaat bagi semua masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur SDM Semen Indonesia Hadi Setiadi, berharap kerjasama antara Semen Indonesia dengan JATMAN Jatim bisa berkembang lebih luas termasuk dengan JATMAN wilayah lainnya.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi motor ekonomi bagi masyarakat, karena Semen Indonesia selaku BUMN tentu selalu mendorong kegiatan ekonomi masyarakat. Kami berharap ini tidak hanya dilakukan di Jawa Timur tapi bisa dikembangkan di seluruh Indonesia,” kata Hadi Setiadi. (S.Wiyono)
Leave a comment