Selasa , 17 Februari 2026
Home Bisnis Pertamina Dukung Kemandirian Ekonomi Warga
Bisnis

Pertamina Dukung Kemandirian Ekonomi Warga

PENARAYA – Bukan sekadar mengeksploitasi sumber daya alam ( SDA) dan memaksimalkan produksi untuk kebermanfaatan sebesar-besarnya bagi negara.

Namun, Pertamina juga komitmen dan terus mendorong, mendukung serta mendampingi masyarakat untuk maju bersama-sama meraih kemandirian ekonomi.

Dalam Media Gathering 2025 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina di Makassar 23-24 Juni 2025 membuktikan komitmen itu.

Di pintu masuk ruang kegiatan berjajar produk UMKM mulai dari makanan, kerajinan dan aneka minuman, juga madu. Yang istimewa, produk UMKM tersebut berasal pelosol-pelosok daerah di sekitar wilayah produksi migas yang dilkelola Pertamina.

Mereka tumbuh dan berkembang karena dukungan dan pendampingan dari perusahaan migas milik negara ini.

Sebut saja Wedang Celup Daun Kelor dari Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Ada Yaku Abon Ikan dan Sambal Teri dari Madura, Jawa Timur serta Madu Ratu Manis juga Keripik Pisang.

Ada juga Katjang Disco, Megdo, Rengginang Singkong dan lainnya. Ada produk makanan pokok Beras Mentik Susu dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban. Juga Teh Pule dan Teh Telang dari Kecamatan Jiken Kabupaten Blora,Jawa Tengah.

Tak ketinggalan Batik Sambiloto dari Bojonegoro, Jawa Timur. Kerajinan tas pandan dari Papua dan lainnya.

Maka lengkaplah gelaran tersebut sebagai bukti komitmen yang dilakukan Pertamina sebagai perusahaan yang terus mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di dalam forum gathering yang dengan tema Acceleration Energy for Business Sustainability 104 jurnalis berbagai media dan daerah disambut sebagai tamu kehormatan.

Para jurnalis dari Banggai, Luwuk, Sorong, Rembang, Blora, Tuban, Bojonegoro, Gresik, Surabaya itu disambut dengan Tari Empat Etnis yang berasal dari 4 suku utama di Sulwesi Selatan .

Yakni Pakarena mewakili Makassar, Bugis diwakili Pakcoke, tari Traka mewakili Pa’gellu dan Suku Mandar diwakili tari Patudu.

Ini adalah tari yang melambangkan keharmonisan dan persatuan suku-suku di Sulawesi Selatan yang lazimnya digelar untuk menyambut tamu kehormatan.

Harapannya, gathering media ini bisa menjadi ajang untuk menjalin persatuan, keharmonisan dan sinergi antara hulu migas dengan media untuk mendukung upaya pencapaian swasembada emergi dan target penerimaan negara untuk APBN.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

BisnisEkonomiNasional

Mundur Massal di Pucuk Pasar Modal Indonesia, Drama Apa Ini?

PENARAYA – Kecuali Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan...

BisnisNasional

2026 : Kuda Api dan Ekonomi Indonesia yang Diuji Kecepatan

PENARAYA – Pagi masih basah ketika layar ponsel di warung kopi kecil...

BisnisNasional

Tahun yang Bisa Jadi Milik Kita

Dari Dapur UMKM hingga Ruang Anggaran Negara; Peluang Ekonomi, Politik, dan Sosial...

BisnisNasional

Tahun 2026 ; Peluang Ekonomi, Politik, dan Sosial di Tengah Dunia yang Tak Pasti

PENARAYA – Angka di kalender 2025 tinggal beberapa saja di halaman terakhir...